Thursday, October 8, 2009

Makalah Teori Management

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Penulisan

Seperti yang kita tahu bahwa pada jaman sekarang ini ilmu management sering sekali di gunakan dan sangat penting bagi kehidupan manusia. Maka dari itu kami memilih judul “Teori Management” ini karena kami berpendapat bahwa ilmu management mempunyai peranan penting dalam kehidupan manusia baik disadari maupun tidak hal ini dapat dilihat dan dirasakan oleh manusia baik secara pribadi maupun dalam kehidupan berkelompok dalam masyarakat. Sebagai contoh, seorang manajer secara pribadi, baik disadari ataupun tidak mempunyai manajemen waktu dan aktifitas rutinnya sehari – hari dan di kantornya manajer tersebut juga memiliki management atas perusahaan seperti manajemen biaya, manajemen produksi, manajemen pemasaran, dll. Disinilah kami lihat ada berbagai macam jenis manajemen yang dapat kami jelaskan dalam karya ilmiah ini.

1.2 Perumusan Masalah

· Apa itu manajemen?

· Apa fungsi dari manajemen?

· Apakah manajemen berguna dalam kehidupan kita sehari-hari?

· Siapa sajakah yang berhubungan dengan manajemen?

· Siapa sajakah tokoh-tokoh yang menerapkan teori manajemen?

· Dimanakah teori manajemen dapat diterapkan?

· Bagaimanakah melaksanakan prinsip manajemen?

· Kapan teori manajemen harus diterapkan?

· Apa hubungan manajemen dengan kehidupan sehari-hari?

1.3 Tujuan Penulisan

1.3.1. Tujuan Akademis

Kami membuat makalah dengan judul “teori manajemen” ini untuk dapat memenuhi salah satu tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah “Logic and Philosophy Of Science”, dan untuk mendapatkan nilai dari mata kuliah “Logic and Philosophy Of Science”.

1.3.2 Tujuan Praktis

Kami memilih bahan “manajemen” agar dapat menambah pengetahuan pembaca tentang ilmu manajemen. Dan juga agar kita dapat mengetahui betapa pentingnya manajemen dalam kehidupan kita sehari-hari.

Bab II

KERANGKA TEORITIS

MANAJEMEN

2.1. Definisi Etimologis Manajemen

Kata Manajemen berasal dari bahasa Prancis kuna ménagement, yang memiliki arti seni melaksanakan dan mengatur.

Berasal juga dari bahasa Latin, yaitu manus yang berarti tangan. Dan juga bahasa Italia, yaitu maneggiare, yang artinya menangani.

2.2 Definisi Konseptual/Terminologi Manajemen

2.2.1. Menurut Mary Parker Follet

Manajemen adalah suatu seni, karena untuk melakukan suatu pekerjaan melalui orang lain dibutuhkan keterampilan khusus.

2.2.2. Menurut James A.F. Stoner

Manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian upaya dari anggota organisasi serta penggunaan sumua sumber daya yang ada pada organisasi untuk mencapai tujuan organisasi yang telah ditetapkan sebelumnya.

2.2.3. Menurut Harold Koontz & O’ Donnel

Manajemen adalah berhubungan dengan pencapaian sesuatu tujuan yang dilakukan melalui dan dengan orang-orang lain.

2.2.4. Menurut George R. Terry

Manajemen adalah suatu proses yang membedakan atas perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan pelaksanaan dan pengawasan, dengan memanfaatkan baik ilmu maupun seni, agar dapat menyelesaikan tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya.

2.2.5. Menurut Ricky W. Griffin

Manajemen sebagai sebuah proses perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran (goals) secara efektif dan efesien.

2.2.6. Menurut Fayol

Fungsi-fungsi untuk merencanakan, mengorganisir, memimpin dan mengendalikan.

2.2.7. Menurut Robert Owen

peningnya unsur manusia dalam produksi. Dalam hal ini masalah dalam perbaikan kondisi kerja, pengurangan dalam jam kerja, pembatasan anak-anak di bawah umur yang bekerja.

2.2.8. Menurut Charles Babbage

Menganjurkan prinsip pembagian kerja melalui spesialisasi setiap karyawan. Setiap karyawan harus diberikan ketrampilan yang sesuai dengan setiap operasional perusahaan.

2.2.9. Menurut

2.2.10. Menurut

2.3 Definisi Operasional

Menurut 10 tokoh, manajemen adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian, serta pergerakan, pelaksanaan, dan pengawasan untuk mencapai suat tujuan dengan menggunakan ketrampilan khusus

2.4 Instrumen Variabel konsep manajemen

Variabel konsep

dimensi

indikator

Teori Manajemen

perencanaan

-tingkat atas

-tingkat menengah

-tingkat bawah

pengorganisasian

-organisasi formal

-organisasi nonformal

GIORDANO Part 1



1. SWOT

Strength

  • Service
  • Quality of staff
  • Staff Training
  • Strategic
  • Fast moving item
  • Inventory control
  • Value for money pricing and cost control

Weakness

  • Not do a research with buying trick of the customer

Opportunities

  • Expand their market through Europe and America
  • Became a market leader of cloths retailer

Threat

· Many competitors in cloth industry

Strength

· Service

Giordano gives good services to the customer Such as : customer can try all item wit no limitation, reserved item in three days, product return with no limitation and installing the shirt button are free of charge. The services that Giordano gives can make customer satisfy with Giordano.

· Quality of staff

Giordano have excellent expectation and selection to get selective staff. So, Giordano sure that only selected staff who have excellent ability, positive opinion, helpful and think that “customer first” and “ can do” can be the Giordano staff.

· Staff training

The staff of Giordano had trained to set them with the activity of Giordano to gives the right help for the customer and makes the costumer satisfy.

Giordano always do training for every staff that they have. It used to tighten the staff with every Giordano activity. Every staff must know how to give a good and a right service and also helpful to the customer that can make the customer satisfy and not disappointing them.

· Strategic

In everywhere, you can find Giordano easily, because stores of Giordano are available in any strategic place. So we can find and buy Giordano in every place especially in place that fully of resident’s area.

· Fast moving items

If there is some low rotation of stocks, Giordano will find the strategy to sell the product. And if there is some fast rotation of stocks, Giordano will stock that product.

So, all items in Giordano will be available on every store of Giordano. And we can find every Giordano’s product in Giordano’s stores

· Inventory control

With used Information System in Giordano, it possible to make Giordano have a fast reaction with market exchange. Giordano inventory turnover on sales has been changed into 28 days on 2000 from 58 days on 1996. This is more efficient and possible to make Giordano growth in lower margin. This is the prove that the customer like to buying Giordano and feel satisfy with Giordano.

· Value for money pricing and cost control

Giordano always give with the high volume and the best services with lower prices to the customer. Giordano give a quality services in the comfort area, that the stores are in fully resident area. And Giordano want, if we buy their product, our money that we spend are not useless. Consumer got the advantages with buy Giordano.

Weakness

· Not do a research with buying ability the consumer

The price of Giordano in one country is not same like in the other country. And not every people Giordano is cheap. Many people said Giordano is expensive. It cause Giordano is not doing a research with a buying ability of the consumer. Giordano don’t think about the income of the consumer and about economic problem. So, some people didn’t want and don’t have capability to buy Giordano because they have a problem with economic condition. Example, Indonesian think, Giordano in Indonesia is more expensive than Giordano in Singapore. So that, if Indonesian want to buy Giordano, they prefer to buy Giordano in Singapore than in Indonesia. Because in Singapore the price is cheaper.

Opportunities

· Expand their market through Europe and America

There are many stores of Giordano in Asia. So, Giordano have opportunities to get a chance in Europe and America and enter a new market in there so to widen the networking of Giordano.

· Became a market leader of cloths retailer

Giordano is a leader in Asia. If Giordano do the expand to other country, maybe they can become a market leader in that country. If Giordano has a good quality then the other retailer, Giordano can became a market leader.

Threat

· Competitors in cloth industry

The same retailers will be appearing as Giordano’s competitor. So, if Giordano doesn’t survive with their quality and disappointing their customer, Giordano will be out of competition because many competitors for many brand can change Giordano position as a leader in Asia.


I think, the solution for The Trips Café is make a rule. The rule is, the customer must buy some food/some drink for Rp 50.000,00. Then, they get a voucher for use internet for 2 hours. Then, if they want to use the internet after 2 hours, they must buy some food/some drink for Rp 25.000,00. Then the customer get a voucher for 1 hour.

The second choice is, make the bigger room. So, they have a lot of place for customers who wants to spend their money to buy some drink.

And, maybe make a smooking room area. And, in that smooking room, maybe just have 3 little tables for use. It makes comfort for other customer if they’re not smoking.

The last choice is make variation menu. Maybe, this café shoud make some drink theres no alcohol for teenager, so they can buy something except beer.

Name : Irene Saskia

Class : 11-13C

NIM : 2007110028

Questionnaire


Bassed on The Buffet questionnaire, the minuses from that questionnaire are :




  • Price

This questionnaire not asking the consumer about the price. So, The Buffet didn’t know what the consumer think about their price. Is it cheap, medium, or expensive, they didn’t know.

  • Menu variation

This questionnaire not asking the consumer about the menu variation. The menu is complete or not.

  • The presentation of the food

This questionnaire not asking the consumer about this. Are the consumer interested with the presentation of the food.

  • Location

This questionnaire not asking the consumer about the location. Are the location strategic and easy to find for the consumer or not. and are The Buffet suitable for that area.

  • Interior and design of The Buffet

Are the interior and the design makes the consumer comfortable if they’re in The Buffet or not. Are they feel like in home or not.

  • Design of the questinnaire and quality of paper

I think this questionnaire must makes more attractive, so the consumer interesting to fill up this questionnare. And maybe, looks better, if they put a picture of the food in the questionnaire. And I think they must make this questionnaire like a brochure.



ADVERTISING

Menurut saya, iklan yang bagus adalah iklan Pepsodent versi ‘anak dan ayah’.

Dalam iklan tersebut diceritakan seorang anak mengikuti dan mencontoh semua kegiatan ayahnya. Mulai dari makan, nonton bola, makan malam-malam dan menggosok gigi.

Iklan ini bagus karena mengajarkan bahwa anak kecil harus selalu menggosok gigi tiap malam. Dan jugat idak hanya mengikuti dan mencontoh kegiatan yang tidak baik saja, tapi juga mencontoh kegiatan positif yang dilakukan orang tuanya yaitu menggosok gigi.

Menurut saja juga, pesan yang ingin disampaikan oleh iklan ini dapat tersampaikan dengan baik dan dengan cara yang baik juga

Menurut saya, iklan yang tidak bagus adalah iklan Teh Botol Sosro.

Di iklan ini diceritakan ada guru yang sedang mengajar, lalu tiba-tiba ada anak yang bertanya ‘Kalau haus minumnya apa?’. Dan guru itu langsung bingung.

Menuru saya iklan ini tidak jelas dan tidak ada hubungannya dengan teh botol sosro itu sendiri.

Malah, iklan ini bisa berdampak negatif bagi anak sekolah. Karena iklan ini memperlihatkan kekurang ajaran murid terhadap gurunya, dan bisa saja dicontoh oleh anak-anak.

Saya tertarik dan tertantang dengan pekerjaan sebagai Account Manager

karena menurut saya pekerjaan seorang account manager amatlah dinamis dan menyenangkan, karena saya tidak suka dengan pekerjaan yang terlalu monoton.

Saya mudah bergaul dan mudah beradaptasi dengan lingkungan yang baru dan orang orang yang baru saya kenal serta saya juga mampu berkomunikasi dengan baik.

Menurut saya, keberadaan seorang Account Manager amatlah penting di sebuah advertising agency, karena Account Manager lah yang bertanggung jawab dan menjadi penghubung antara kepentingan client dan perusahaan,

Tugas seorang Account manager adalah membantu mengarahkan client untuk mengemas produknya semenarik mungkin, sehingga pesan yang ingin disampaikan oleh produk tersebut dapat diterima dengan baik oleh konsumen.

Saya bertemu dan berbincang-bincang dengan Bapak Ferdianto, seorang Account Manager di kantornya di ”PT. Dentsu Indonesia” yang terletak di Graha Niaga lt. 22, Sudirman, Jakarta.

Bapak Ferdianto adalah seorang Sarjana Ekonomi, dan sudah berkecimpung di dunia advertisng selama 9 tahun.

Bpk. Ferdianto memulai karirnya sebagai Account Executive selama 3 tahun, sebelum akhirnya pada tahun 2001, beliau dipromosikan menjadi seorang Account Manager hingga sekarang.

Menurut Bpk. Ferdianto, seorang Accont Manager tidak mungkin bekerja sendirian, melainkan selalu berada dalam satu kelompok kerja ( team work) yaitu dalam departemen ” Account Sevice”.

Pekerjaan dari Account Service itu sendiri adalah :

- membantu client dalam membuat suatu arahan terhadap suatu produk

- membantu client bagaimana mengkomunikasikan produknya agar pesan

yang ingin disampaikan dapat dimengerti oleh konsumen

Sedangkan pekerjaan seorang Account Manager itu sendiri adalah memanage semua pekerjaan, baik dalam hal perencanaan maupun anggaran belanja client.

Account Manager merupakan penghubung antara client dengan advertising agency. Beliau harus mampu memberikan konsep (yang didapat dari creative department) kepada client sesuai dengan keinginan client, yang bagus, menarik dan sesuai dengan anggaran belanja client.

Tanggung jawab seorang Account Manager adalah, memanage semua pekerjaan yang ada di departemen Account Service, selain itu juga mengatur dan mengepalai Account Excecutive.

Dan akhirnya memberikan kepuasan kepada client terhadap pekerjaan yang sudah dilakukannya.

Kemampuan yang harus dimiliki seorang Account Manager menurut Bapak Fredianto adalah, pertama harus bisa mencari peluang yang ada, bisa bernegosiasi dengan baik, bisa berkomunikasi dengan baik, dan bisa beradaptasi dengan lingkungan yang baru.

Dalam bekerja, pasti ada suka dan duka. Dukanya ketika client selalu memaksakan keinginannya sendiri dan tidak mau mendengar masukan dan saran dari team yang lain, misalnya dari team creative atau dari team media, atau dari team lainnya. Selain itu, beliau juga sering dikomplain oleh client. Menurutnya, dikomplain dan dimarahi oleh client sudah menjadi hal yang biasa dihadapinya setiap hari. Selain dikomplain oleh client, beliau juga sering dikomplain oleh teman-temannya dari depatment lain.

Dan sukanya dalam bekerja adalah, ketika ada project yang sudah di setujui, dan kemudian diluncurkan dan akhirnya brand tersebut mengalami peningkatan penjualan karena iklannya dibuat oleh teamnya itu. Itulah kepuasan kerjanya.

;;